Penandatanganan MOU SMK Muhammadiyah 2 Muntilan dan PT POS Indonesia

SURYAGEMILANGNEWS.COM, MAGELANG – SMK Muhammadiyah 2 Muntilan jalin kerjasama dengan POS Indonesia. Kedua pihak sepakat kembangkan Teaching Factory (Tefa) di bidang logistik.

Kerjasama tersebut diwujudkan dalam penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU) keduabelah pihak. Penandatanganan dilakukan saat sosialisasi TEFA berlangsung (28/9).

Kerjasama tersebut merupakan Implementasi Link and Super Match bersama POS Indonesia. Hal itu cukup membanggakan, pasalnya penerima bantuan Tefa hanya sekitar 12 SMK se-Indonesia.

Pada dasarnya, Tefa adalah model pembelajaran berbasis produk. Melibatkan sinergi antara pihak sekolah dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI). Siswa dituntut untuk bisa membuat suatu produk dan memasarkannya. Pihak sekolah juga memberi dukungan dengan membuat pelatihan dan pembelajaran bagi siswa.

“Kita ingin siswa betul-betul bisa merancang hingga memasarkan produk. Dan ini riil seperti di industri. Harapannya siswa mendapatkan cukup bekal untuk terjun ke masyarakat pasca lulus,” ucap Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Nikmah Nurbaiti pada Rabu, (29/9).

Sekolah berniat untuk bekerja sama dalam mengembangkan Teaching Factory di bidang logistik. Konsentrasi yang dikembangkan ialah mengenai manajemen logistik. Hal itu sesuai dengan tuntutan sekolah pusat unggulan.

“Kami bersama dengan POS Indonesia membuat ruang praktek, kurikulum, dan pembelajaran yang sesuai dengan standar industri. Sehingga kedepan anak-anak kita memiliki kompetensi yang bagus di bidangnya,” Katana Untung Supriyadi, Selaku Kepala Sekolah.

Manager Penjualan Kurir dan Logistik Kantor POS Magelang Agus Sulistiyono menuturkan mengenai keuntungan kerjasama. “Bagi siswa yang melaksanakan praktek kerja lapangan, dapat melihat secara langsung bagaimana cara kantor POS berbisnis dan mendapatkan profit,” jelas Agus.

Selain itu Ia juga menyampaiakan bahwa keuntungan lainnya, siswa dapat mengenal budaya perusahaan. Berbisnis dengan menggunakan attitude. Selain itu, terdapat aturan main bagi seluruh pegawai perusahaan baik di loket, kurir, maupun staf.

“Kita selalu mengimplementasikan budaya akhlak dan taat aturan. Insyaallah bisa, nanti kita kawal dan berdampingan bersama-sama,” pungkas Agus.(bal)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

X